News  

Aneh, RS Sekelas Bahteramas Tidak Memiliki Dokter Spesialis UROLOGI

Avatar photo

Mediasultra.co.id II Kendari – Aneh, Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi. Hal ini diungkapkan oleh salasatu suami dari pasien yang enggan dimediakan namanya ke media ini, Minggu (24/12/2023).

Menurut sumber, tadi pagi dirinya mengantar istrinya ke RS Bahteramas untuk dilakukan pemeriksaan, karena sudah sekitar satu minggu istrinya menderita sakit pinggang, sakit ulu hati, dan sering buang air kecil serta demam sambil menggigil.

Setelah tiba di RS Bahteramas, lanjut sumber, istrinya diperiksa oleh salasatu perawat, setelah dilakukan pemeriksaan salasatu Dokter muda mengatakan kalau istrinya terkena gejala Urologi.

“Dokter muda tersebut mengatakan kalau istri saya terdapat gejala penyakit Urologi dan diarahkan ke salasatu RS yang ada di Kota Kendari karena RS Bahteramas tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi,” ucap sumber.

Baca Juga:  Dinas Kominfo Konut Sosialisasi Pembentukan PPID di Tingkat Kecamatan dan Desa

Dengan tidak adanya Dokter Spesialis Urologi di RS Bahteramas, sumber menuturkan bahwa, RS Bahteramas yang merupakan salasatu icon RS di Sultra sangat aneh jika tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi.

“Ini sangat aneh, RS Bahteramas yang merupakan salasatu icon di Sultra tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya meminta dan berharap kepada pihak terkait, agar menyediakan Dokter Spesialis di RS Bahteramas, karena RS Bahteramas ini merupakan salasatu RS terbesar di Sultra ini.

Menanggapi hal tersebut Direktur RS Bahteramas dr. H. Hasmudin menjelaskan bahwa untuk saat ini RS Bahteramas tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi.

“Saat ini memang kita tidak memiliki Dokter Spesialis Urologi, pernah ada, tapi sudah pindah tugas ke daerah asalnya,” ujar Hasmudin saat dihubungi oleh media ini.

Baca Juga:  Tuntut Ganti Rugi Lahan, Sejumlah Warga Gelar Aksi Demo di Kantor PT CDSM

dr. Hasmudin juga menyampaikan bahwa sudah ada arahan dari pihak BPJS dan sudah bekerjasama dengan pihak BPJS agar pasien yang menderita penyakit Urologi untuk diarahkan ke RS yang memiliki Dokter Spesialis Urologi.

“Kita sudah bekerjasama dengan pihak BPJS dan diarahkan agar pasien yang menderita penyakit Urologi untuk dirujuk atau diarahkan ke RS yang memiliki Dokter Spesialis Urologi. Kita tidak bisa memaksakan melakukan perawatan bila Dokter Spesialis nya tidak ada,” jelasnya.

Dirinya pun berharap agar ke depan ada putra-putra daerah yang bisa disekolahkan untuk kembali mengabdi di daerah sendiri.

“Mudah-mudahan ke depan ada putra-putra daerah yang bisa kita sekolahkan agar bisa mengabdi di Kota Kendari, tidak berpindah ke daerah lain,” harap dr. H. Hasmudin.

Baca Juga:  Senawan Silondae: Usia Bertambah, Laju Pembangunan di Konsel Terus Tumbuh

Laporan : Aswan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!