News  

Warga Bunguosu Selesaikan Sengketa Lahan dengan Damai

Avatar photo

Mediasultra.co.id II Konawe – Warga Bunguosu adakan pertemuan di Aula Kotubitara Kecamatan Wongeduku yang di mana pertemuan tersebut dihadiri Hj. Martini, S.Sos selaku Camat Wongeduku dan IPDA Kasibun, S.M.,.M.H selaku Kapolsek Wongeduku beserta lurah dan desa dan tokoh masyarakat setempat, Rabu (6/12/2023).

Adapun agenda pertemuan tersebut perihal sengketa tanah antara warga Bunguosu dan Kades Linonggasai yang di mana menurut Camat Martini persoalan tersebut tidak adanya kesepakatan dan kurangnya dasar hukum yang dimiliki kedua belah pihak, maka Camat Wongeduku menyimpulkan lima poin sebagai berikut.

1. Masyarakat yang sementara mengolah berdasarkan hasil keputusan pengadilan tidak boleh dihalangi.

2. Setiap gugatan yang akan di permasalahkan agar di konsultasikan dengan pemerintah setempat.

Baca Juga:  Bendungan Ameroro Ambruk, Ridwan Bae: Dalam Waktu Dekat akan Berkunjung ke Lokasi

3. Surat keterangan yang di buat Desa Linonggasai akan ditinjau ulang oleh Camat Wongeduku dengan melihat keberadaan lokasinya.

4. Jika kedua belah pihak ada yang tidak puas maka dipersilahkan untuk mengugat berdasarkan bukti-bukti yang dimiliki.

5. Apa bila ada merasa dirugikan, maka dipersilahkan menempuh jalur hukum dengan bukti-bukti yang di milik.

Di tempat terpisah awak media meminta keterangan akurat terkait permasalahan tersebut kepada Camat Wongeduku Hj. Martini, S.Sos. Saat dimintai keterangannya Camat Wongeduku mengatakan bahwa sebagai pemerintah dirinya harus memfasilitasi agar tidak terjadi masalah.

“Agar tidak ada masalah, selaku pemerintah saya wajib memfasilitasi. Adapun yang merasa memiliki bukti, kita persilahkan untuk menempuh jalur hukum sesuai aturan yang berlaku,” jelas Martini.

Baca Juga:  Guna Tingkatkan Produksi Pangan, Bupati, Wabup, Ketua DPRD dan Kapolres Konut Pimpin Penanaman Jagung

Masih di tempat terpisah, Erick selaku perwakilan masyarakat Bunguosu mengatak bahwa selaku warga Bunguosu sangat berharap identitasnya diperjelas.

“Kami selaku warga Bunguosu berharap identitas kami harus diperjelas. Dan perlu diketahui bahwa kami sudah ada sejak tahun 1983, dan kami juga tidak akan ganggu yang bukan lahan kami,” tutup Erick. (J/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!