News  

Kapus Wa Ode Buri: Pembagian Insentif Sudah Sesuai Juknis

Buton Utara, mediasultra.co.id – Kepala Puskesmas (Kapus) Wa Ode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dewi Purnama Shanti menanggapi terkait tudingan dirinya yang diduga melakukan pemotongan insentif Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Wa Ode Buri.

“Sebenarnya permasalahan ini sudah lama diselesaikan, namun tidak tau kenapa tiba-tiba dipermasalahkan kembali,” ujar Kapus Wa Ode Buri saat ditemui di Kecamatan Konda, Kabupaten Konsel. Sabtu (07/01/2023).

Menurutnya, pembagian insentif itu sudah sesuai Petunjuk Teknis (Juknis) atau aturannya, yang mana pembagiannya itu mengacu pada beberapa kriteria.

“Pembagian insentif itu sudah sesuai Juknis atau aturannya, yang mana kita mengacu pada beberapa kriteria, diantaranya, absensi, beban kerja, tingkat golongan pendidikan dan pemegang program,” bebernya.

Baca Juga:  Tanpa Kendala, THR ASN Konawe Selatan Tuntas Dicairkan

Dari kriteria tersebut, kata Dewi, yang dilihat dari absensinya, apakah absensinya 75 persen kehadiran dan beban kerjanya serta apakah pemegang program di lapangan (sering ke lapangan).

“Terkait semua itu, kita sudah membahas bersama anggota dan semua staf yang lain, dan semua sudah setuju dengan pembagian tersebut. Namun tidak tau kenapa ada juga yang belum bisa menerima pembagian tersebut,” ungkapnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, ini merupakan motivasi, karena yang dipotong di sini bukan honornya, tapi insentif. Jadi bagi yang rajin akan dibayar sesuai kinerjanya bahkan diberikan reward.

“Dengan adanya seperti ini, anggota bisa termotivasi, bahwa dengan rajinnya kita masuk dan melakukan laporan detlain. Karena tiap bulan itu kita ada detlain waktu untuk mengumpulkan laporan yang masuk dari Dinas Kesehatan. Jadi tiap tanggal tiga (3) harus terkumpul semua. Dan apabila sebelum tanggal tiga sudah terkumpul semua, itu artinya kinerjanya bagus dan harus diberikan reward,” umbar Dewi. (Hs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *