Wali Kota Baubau Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Buton

Avatar photo

Buton, mediasultra.co.id – Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, S.Pd menghadiri pelantikan Dr. Wa Ode Al Zarliani, S.P.,M.M selaku rektor universitas Muhammadiyah Buton periode 2023-2026. Pelantikan tersebut bertempat di Unuversitas Muhammadiyah Buton (UMB) Convention Center Sulawesi Tenggara (Sultra). Kamis (29/12/2022).

Dalam sambutannya La Ode Ahmad Monianse, S.Pd menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum yang tepat bagi jajaran universitas Muhammadiyah Buton menyamakan visi dan misi untuk menjadikan universitas ini berdaya saing yang tinggi, baik secara lokal, regional dan nasional untuk menciptakan manusia yang berkualitas dan berintegritas.

“Pengembangan perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, kurikulum, dosen, staf administrasi, dan dukungan anggaran. Namun demikian, salasatu faktor pendukung keberhasilan adalah dukungan manajement dan dari pimpinan perguruan tinggi utamanya rektor dan jajaran universitas,” ujarnya.

Kondisi ini, lanjut La Ode Ahmad, baik buruknya institusi perguruan tinggi ditentukan oleh pengelola atau pimpinan lembaga. Pimpinan yang baik akan selalu dikaitkan dengan keberhasilan sebuah institusi pendidikan.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah institusi pendidikan tentu perlu didukung juga dengan manajement administrasi dan organisasi yang solid. Gabungan ketiga elemen tersebut diyakini dapat meningkatkan mutu dan kualitas sebuah lembaga pendidikan.

Baca Juga:  139 Peserta LASQI Siap Wakili Sultra, 15 Kafilah dari Kota Kendari

“Kualitas sebuah perguruan tinggi antara lain dapat dilihat dari lulusannya yang mencakup aspek penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemampuan mengolah rasa seni budaya serta kemampuan bekerja nyata. Ketiga aspek ini harus dimiliki dan dikembangkan oleh lulusan Universitas Muhammadiyah Buton,” jelas La Ode Ahmad.

Dan yang paling penting, kata La Ode Ahmad, bahwa jajaran Universitas Muhammadiyah Buton harus memperteguh dan merekonstruksi fisik Tridharma perguruan tinggi serta membuka peluang untuk mengembangkan diri untuk mengantisipasi tantangan yang tidak pernah berhenti.

“Tridharma perguruan tinggi bukan hanya tanggung jawab Mahasiswa secara simbolik melainkan sesuatu yang sangat nasional dan bermakna. Oleh karena itu Mahasiswa Universitas Buton perlu memperkuat penelitian ilmiah serta menjadi salasatu kekuatan intelektual yang mampu memberikan pencerahan, solusi dan lompatan-lompatan yang strategis secara ilmiah dan terukur terhadap berbagai permasalahan pembangunan di Kota Baubau dan sekitarnya,” beber La Ode Ahmad.

Pertama, masih Wali Kota, menyikapi pergeseran paradigma pembangunan nasional yang mulai beriorentasi pada pertumbuhan ekonomi dan kemaritiman yang tentunya semakin memperkuat jati diri daerah Baubau yang bercirikan kepulauan.

Baca Juga:  Hari Buku Nasional, Senator Fachrul Razi: Pupuk Generasi Aceh dengan Membaca

Selaku kepala daerah dirinya berkeinginan agar seluruh perguruan tinggi di Baubau dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan akselarasi, akurasi dan terukur sebagai upaya menumbuhkan visi Kota Baubau tahun 2018-2023 yaitu mewujudkan Kota Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya.

Wali Kota berharap, universitas Muhammadiyah Buton dan seluruh perguruan tinggi di Baubau dapat terus berkarya memberikan kontribusi yang nyata, ide-ide yang kreatif dan inovatif serta solusi yang mampu mendorong akselarasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.

Selain itu, harapnya, momentum pelantikan ini sebagai momentum yang tepat untuk menyamakan visi ke depan, menyatukan gerak langkah serta terus berbenah untuk menjadikan UMB sebagai sebuah universitas yang berkualitas dan memiliki daya saing global. Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh jajaran di Buton untuk segera melakukan konsolidasi dan membangun komunikasi dengan semua pihak untuk bersama-sama membangun komitmen yang baru, komitmen yang universal yang mampu mengakomodir kepentingan bersama dan tata kelola perguruan tinggi yang sehat, transparan dan akuntabel, karena itu merupakan kunci utama untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Pendidikan harus berlandaskan iman dan takwa, mahasiswa adalah penentu nasib bangsa ini ke depan, maka dari itu kami selaku Pemerintah Kota Baubau akan berupaya untuk terus memberikan dukungan kepada semua perguruan tinggi yang ada di Kota Baubau, baik dari segi infrastruktur maupun non infrastruktur sehingga dapat bersinergi membangun Kota Baubau yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Kolaborasi dengan Pemkab Konawe, Sejumlah Lembaga Gelar Kegiatan Gebyar Pendidikan Konawe 2022

Terkait program nasional merdeka, Wali Kota meminta dan berharap kepada seluruh perguruan tinggi di Kota Baubau agar mencari mitra yang sebanyak-banyaknya, baik instansi yang ada di Kota Baubau, maupun di Sulawesi Tenggara agar pengembangan kampus merdeka dapat terwujud. Begitupun dengan UMB agar tetap eksis dan terus bekerjasama dengan lembaga terkait maupun Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mengembangkan kualitas pendidikan di Baubau dan sekitarnya.

“Saya mengajak kepada seluruh universitas agar bersama-sama untuk menyusun proses pendidikan yang intens dengan dunia usaha yang ada di Kota Baubau, sehingga apa yang dipelajari di perguruan tinggi dapat di implementasikan ke dunia usaha. UMB bukan hanya mencetak tenaga ahli yang siap kerja, namun lebih daripada itu UMB harus menciptakan pengusaha-pengusaha muda baru yang ikut mendorong kemajuan Kota Baubau,” pungkasnya. (Sri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!