News  

Desa Kapoa Miliki Dua Tebing yang Bakal Dijadikan Destinasi Wisata

Mediasultra.co.id || Buton Selatan – Hal tersebut disampaikan oleh Syamsuddin Kepala Desa Kapoa saat ditemui di kediamannya di Desa Kapoa, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Selasa (31/5/2022).

“Iya, kita disini memiliki dua (2) tebing yaitu tebing Leamohawu kontumorungga dan tebing Lasapi yang terletak di Dusun Kapoa, selain itu ada juga pantai miskol,” ucapnya.

“Dari tahun 2022, tebing ini rencananya akan dibangun, bahkan master plangnya juga sudah ada. Tapi kita terkendala dengan Covid-19 akhirnya sampai sekarang belum di sentuh. Tapi Insaallah secepatnya akan direalisasikan,” tambahnya.

Dikonfirmasi terkait penggunaan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2022 ini, Syamsuddin menyampaikan bahwa untuk tahun ini ada sumur bor sebanyak dua (2) titik yang terletak di dusun sangia dan dusun lawoledi.

Baca Juga:  Gelar Upacara HUT PGRI ke-77, Pj Wali Kota Kendari: Guru Jangan Berpolitik Praktis

“Sementara pemberdayaan untuk masyarakat yakni pengadaan katinting satu paket dengan mesinnya sebanyak lima (5) unit, termasuk bibit,” imbuhnya.

Dan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) masih Syamsuddin, sudah diserahkan ke 97 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“BLT di Desa Kapoa ini kita sudah serahkan ke 97 KPM selama dua (2) tahap,” terangnya.

Desa Kapoa yang merupakan salasatu desa yang terluas di Kecamatan Kadatua ini memiliki KK sebanyak 200 lebih, dan wajib pilih sekitar 1000 wajib pilih. Sementara potensi masyarakatnya yakni kebanyakan nelayan dan penenun bagi ibu-ibu.

Selaku kepala desa, Syamsuddin sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat. Karena dengan adanya DD yang dikucurkan melalui APBN tentu sangat membantu kemajuan desa dari sisi pembangunan, dan tentunya masyarakat juga dapat merasakan manfaatnya secara langsung dengan peningkatan ekonomi.

Baca Juga:  Fachrul Razi Kembali Terpilih secara Aklamasi Ketua Komite I DPD RI

“Untuk itu saya berharap kepada pemerintah pusat agar DD ini tetap dikucurkan ke desa-desa. Karena majunya suatu daerah dimulai dari desa itu sendiri,” harapnya.

Penulis : Sri.

Editor : Hb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *