News  

Salurkan BLT Tahap II, Kades Kamalenta Harap DD Bisa Dirasakan Manfaatnya

Mediasultra.co.id || Buton – Pemerintah Desa (Pemdes) Kamalenta Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II ke 105 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal itu disampaikan oleh Saidi Kepala Desa Kamalenta saat ditemui dikediamannya di Desa Kamalenta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. Minggu (29/5/2022).

Desa Kamalenta yang memiliki jumlah jiwa sekitar 700 lebih ini, mayoritas penduduknya sebagai petani dan nelayan ini.

Kepala Desa Kamalenta, Saidi menjelaskan bahwa Dana Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sangat bermanfaat. Pasalnya tidak semua desa memiliki Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Tidak semua desa memiliki PAD, jadi dengan adanya DD yang dikucurkan pemerintah pusat tentu sangat membantu, baik dari sektor pembangunan desa itu sendiri, maupun sektor peningkatan perekonomian warga,” ucap Saidi.

Baca Juga:  Peringati Hari Otonomi Daerah ke-26, Kemendagri Ajak Seluruh Pemerintah Daerah Berefleksi

Namun, lanjut Saidi, sudah sekitar tiga tahun ini, Pemdes Kamalenta hanya fokus di penanganan Covid-19. Dan itu sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) penggunaan DD. Apalagi tahun ini, BLT saja mencapai 40 persen, penanganan Covid-19 delapan persen. Yang mana delapan persen ini digunakan untuk pengadaan masker, alat semprot, desinfektan.

“Untuk yang 40 persen tadi untuk BLT. Jadi kita sudah serahkan selama enam (6) bulan (tahap kedua) dan masing-masing KPM menerima Rp 300 ribu,” kata Saidi.

“Selanjutnya, kata Saidi, yang 20 persen untuk ketahanan pangan. Kita pengadaan kapal Viber sebanyak 30 unit, namun baru 15 unit yang kita adakan, nanti tahap kedua 15 unit lagi,” sambungnya.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Konawe Utara Amankan Pengedar Sabu

Selain itu, lanjut Saidi, ada juga panel lampu surya untuk petani, pupuk. Dan talud pantai sepanjang 100 meter di dusun Walinda.

“Kita sengaja memasang talud di pantai tersebut, karena rencana kita mau bangun taman wisata di sana,” tambahnya.

Adapun, masih Saidi, pembangunan pagar di kantor desa itu bersumber dari Anggaran Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (PBH) sebesar Rp 36 juta.

Selaku Pemerintah Desa, Saidi berharap, apa yang menjadi tujuan DD ini dikucurkan bisa betul-betul bermanfaat dan dirasakan masyarakat.

“Mudah-mudahan DD ini bisa kita pergunakan dengan baik, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Dan pemerintah juga tidak sia-sia menggelontorkan DD,” harapnya.

Baca Juga:  Melalui Penerapan SPBE, Hidayatullah Harap Kabupaten Konsel Makin Informatif dan Transparan

Laporan : Sri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *