News  

Ramaikan Peringatan HUT ke-58 Sultra, Koltim Tampilkan Berbagai Produk Unggulan

Avatar photo

Mediasultra.co.id || Baubau – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di Kota Baubau mulai tanggal 22 sampai 28 Mei 2022. Peringatan HUT ke-58 Sultra tersebut diwarnai dengan pameran pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif serta napak tilas Oputa Yi Koo 2022.

Dari 80 stand yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, kabupaten dan kota, instansi vertikal, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dunia usaha, perusahaan daerah serta Dekranasda yang ikut memeriahkan HUT ke-58 Sultra tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemda) Kolaka Timur (Koltim) juga ikut ambil andil.

Keikutsertaan Kabupaten Kolaka Timur dalam peringatan HUT ke-58 Sultra kali ini menampilkan berbagai produk unggulan yakni hasil dari agro pertanian dan perkebunan serta perikanan dalam arti luas seperti sayur-sayuran, ubi-ubian, dan buah-buahan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pangan Kabupaten Kolaka Timur Dr. Ir. Idarwati, MM saat ditemui di stand pameran Koltim. Jum’at (27/5/2022). Malam.

“Dengan semangat Gerakan Akselarasi Pemerataan Pembangunan Wilayah Daratan dan Lautan atau Kepulauan (Garbarata). Ada beberapa visi yang kita ingin capai diantaranya Sultra sehat, Sultra berbudaya, Sultra beriman,” kata Idarwati.

“Bagaimana mengimplementasikan dalam mencapai visi misi tersebut sehingga sinkron dan bisa mendukung penuh dengan visi misi Kolaka Timur yaitu sejahtera bersama masyarakat yang agamis, maju dan mandiri dan berkeadilan,” sambungnya.

Baca Juga:  Kunker ke Jabar, Wilson Lalengke Bertemu PPWI Bandung

Adapun produk-produk unggulan yang ditampilkan dalam pameran kali ini, lanjut Idarwati, yakni bendungan Ladongi. Yang mana bendungan Ladongi ini berfungsi untuk menyediakan air bagi petani sehingga pergerakan ekonomi masyarakat di sekitarnya akan bertambah.

“Penjabat Bupati Kolaka Timur dalam hal ini Ir. Sulwan Aboenawas, M.Si sangat peduli dengan pelaku UMKM, itu kita bisa lihat di mana bapak bupati sangat giat mengembangkan UMKM dan bulan lalu diadakan pelantikan Ketua UMKM,” terangnya.

Prodak-prodak UMKM yang kita tampilkan, lanjut Idarwati, adalah Arentin atau gula aren Kolaka Timur, yang mana Arentin ini sudah merambah ke negara Dubai dan Malaysia, selain itu ada juga beras, yang mana beras ini bisa mencapai 61 ribu ton per tahun.

“Jadi ada beberapa produk unggulan UMKM kita yang sudah diolah seperti cabe, tomat, lada, merica. Semua itu sudah di packing berstandar pasar. Kita juga mengadakan pengembangan diversifikasi pangan terutama shorgun. Itu andalan kami dalam rangka diversifikasi shorgun. Kolaka Timur merupakan pusat penangkaran benih shorgun di Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

“Kita ketahui shorgun memiliki banyak fungsi diantaranya memperbaiki pencernaan karena seratnya tinggi, dan bisa mencegah kanker. Shorgun juga memiliki turunan yaitu batangnya bisa untuk ternak dan daunnya bisa untuk gula tubuh terbaik untuk diabetes,” bebernya.

Baca Juga:  Danrem 143/HO Berikan Pengarahan kepada Anggota Kodim 1412/Kolaka dan Kompi Senapan B, Yonif 725 Woroagi

Idarwati juga menjelaskan bahwa di pameran ini disediakan juga aneka kue yang terbuat dari shorgun seperti tepung shorgun, popcorn shorgun. Itu sekarang yang dikembangkan sehingga masyarakat nanti jangan hanya fokus kepada beras.

“Dalam pencapaian pola makan bergizi dan aman, kita di Koltim tetap mengkaji supaya masyarakat itu betul-betul bisa mencapai pola pangan harapan dalam arti kandungan energi, protein, mineral dan kalori yang dibutuhkan per individunya itu tidak tergantung kepada beras, tapi pada pangan lainnya seperti sagu, ubi-ubian, dan shorgun,” umbar Idarwati.

Selain shorgun tadi, masih Idarwati, Kolaka Timur juga memiliki kakao yang merupakan ikon Kabupaten Koltim.

“Dengan adanya kualitas premium, biji kakao kita sekarang sudah terverifikasi dan harganya sangat terjangkau yaitu Rp 90 ribu per kilo, dan ini sangat bagus karena sudah melalui fermentasi, sehingga bisa di konsumsi. Untuk itu diharapkan Koltim bisa memasok bahan baku utama,” tandasnya.

Kepala Dinas Pangan Koltim ini juga menjelaskan bahwa Koltim juga memiliki gula madu yang betul-betul asli dari Ueesi dan Uluiwoi, dan langsung diambil dari hutan. Jadi kami betul-betul membawa prodak-prodak asli dari Koltim, karena semua camat berperan aktif untuk membawa apa yang unggul di kecamatannya masing-masing.

Baca Juga:  Terkait Pilkades, DPMD Konut Lakukan Pembekalan Panitia Tujuh

“Dan yang lebih membanggakan lagi, kita juga memiliki tanaman serume. Di mana tanaman serume ini hanya bisa tumbuh di Kabupaten Kolaka Timur tepatnya di rawa Kecamatan Tinondo. Tanaman serume ini bisa dibuat berbagai macam aneka prodak, salasatunya sebagai alat dalam pelestarian adat seperti tikar kalosara, topi, tempat shalat,” umbarnya.

Terkait tanaman serume ini, kata Idarwati, Bapak Bupati juga sudah mencetak batik serume khas Kabupaten Koltim.

“Selama berlangsungnya kegiatan pameran ini, yang paling laris diminati yaitu shorgun, itu terbukti karena sampai malam ini sudah habis terjual, baik dari tepungnya begitu juga dengan bibitnya, apalagi shorgun ini sangat diminati di Cina dan Amerika untuk dibuat mie, kemudian gula Arentin,” tambahnya.

Tak lupa Kadis Pangan Koltim ini berharap agar Koltim bisa mendunia, bukan saja tingkat regional atau provinsi.

“Mudah-mudahan Kolaka Timur mendunia, bukan saja tingkat regional, dan provinsi, tapi bagaimana produk-produk yang ada di Koltim ini bisa diekspor keluar negeri,” harapnya.

Penulis : Sri

Editor : Has

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!