News  

Ungguli Cakades Lainnya, Sugeng Raharjo Bakal Transparan dalam Membangun Desa

Konawe Selatan || mediasultra.co.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak pada hari Minggu tanggal 22 Mei 2022 di wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) telah usai. Dan berlangsung kondusif.

Dari 86 desa yang menggelar Pilkades, Desa Alebo merupakan salasatu desa yang juga ikut dalam penghelatan Pilkdaes. Desa Alebo diikuti tiga Calon Kepala Desa (Cakades) yakni nomor urut 1 Muhammad Suna’an Safi’i, nomor urut 2 La Ode Ahmad Pemilu, S.Tp, nomor urut 3 Sugeng Raharjo.

Penghitungan suara yang dilaksanakan di balai Desa Alebo, berlangsung kondusif dan dimenangkan oleh nomor urut 3 Sugeng Raharjo dengan total suara 296 dari sekitar 700 wajib pilih aktif.

“Selaku kepala desa terpilih periode 2022-2028, saya bakal melaksanakan pemerintahan dengan transparan,” ucap Sugeng saat ditemui di kediamannya di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Senin (23/5/2022).

Baca Juga:  Gubernur Sultra Tutup Pameran Pembangunan dan Napak Tilas Oputa Yi Koo 2022

“Tentu kepercayaan masyarakat merupakan tanggung jawab saya selaku Pemerintah Desa (Pemdes). Insaallah semua pekerjaan tidak akan ada yang ditutup-tutupi, jadi semua kegiatan terkait pembangunan Desa Alebo ini harus ada berita acaranya,” sambungnya.

Selain itu, masih Sugeng, tentu kita juga akan mengacu pada Musyawarah Desa (Musdes). Karena dengan adanya transparansi akan membuat semua lebih baik.

“Mayoritas masyarakat di Desa Alebo ini adalah petani, selaku kepala desa terpilih saya akan cenderung ke perkebunan dan pertanian dengan arah ke ketahanan pangan,” jelasnya.

Untuk memajukan desa, lanjut Sugeng, minimal kita harus perbaiki dulu petaninya, jika petaninya berhasil otomatis desa akan maju dengan sendirinya.

“Adapun sumber petanian di Desa Alebo ini mayoritas sayur mayur, dan itu di bawa ke Kota Kendari, dan Baruga. Dan Desa Alebo ini merupakan penghasil sayur mayur terbesar di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kondisi Rumah Malaano Nyaris Roboh, Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Untuk itu dirinya berharap agar ke depan Desa Alebo ini menjadi desa agro bisnis sayur mayur. Karena sekarang ini masih cenderung kimia, jadi bagaimana bisa supaya menjadi desa organik.

“Untuk mewujudkan desa organik, kita akan mengambil langkah-langkah untuk pengadaan sapi. Karena kotoran sapi itu bisa diolah menjadi organik,” tambahnya.

Terkait pembangunan lainnya seperti infrastruktur, kata Sugeng, untuk sekarang ini anggaran masih terbatas dengan adanya pandemi Covid-19.

“Saya belum terlalu fokus dulu ke infrastruktur, pasalnya anggaran terbatas dengan adanya pandemi Covid-19. Namun kita akan tetap melakukan upaya-upaya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) bahkan ke pemerintah pusat agar bisa mendapat bantuan pembangunan infrastruktur,” umbarnya.

Baca Juga:  Lagi, Pemkot Kendari Laksanakan High Level Meeting Bersama Bank Indonesia

Lebih jauh Sugeng Raharjo menjelaskan bahwa, visi misi saat mencalonkan sebagai kepala desa kemarin yaitu meningkatkan mutu pendidikan dan peningkatkan perekonomian.

“Visi misi saya hanya dua, saya tidak mau banyak berjanji, intinya saya ingin meningkatan mutu pendidikan dan meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya. (Hb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.