News  

HUT ke-9 Koltim, Ini Harapan Sulwan Aboenawas

Koltim || mediasultra.co.id – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Timur (Koltim) Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si menghadiri rapat paripurna sidang istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kolaka Timur yang ke-9 yang berlangsung di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim. Kamis, (21/4/2022).

Mengawali sambutannya Sulwan mengajak semua pihak untuk menghayati dan membuka memori lembaran sejarah sembilan tahun Kabupaten Kolaka Timur, yang mana sejak diperjuangkannya mulai dari Periodisasi Inisiasi, oleh tokoh-tokoh masyarakat Koltim yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan forum percepatan pembentukan Kabupaten Kolaka Timur oleh tokoh-tokoh masyarakat Koltim, tokoh pemuda, tokoh agama, yang kemudian berhasil membawa Kolaka Timur terdaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjadi daerah otonomi baru.

“Perjuangan ini cukup panjang dan heroik yang kemudian berhasil melahirkan dan membawa Kolaka Timur ini menjadi daerah otonomi di Indonesia. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk memberikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang, perintis dan pendiri Kabupaten Kolaka Timur yang telah bekerja keras dan bertekad membangun daerah ini ke arah yang lebih baik. Kita patut berbangga kepada mereka, kita patut memberikan penghargaan yang tulus atas jasa dan pengabdian para tokoh-tokoh yang berjuang demi pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur. Setelah ditetapkan menjadi daerah otonomi baru sembilan tahun yang lalu, maka tugas selanjutnya adalah bagaimana mewujudkan cita-cita kita semua menuju masyarakat adil, makmur, dan sejahtera,” kata Sulwan.

Memasuki tahun ke-9 Kolaka Timur, lanjut Sulwan, yang merupakan momentum Periodisasi pemerintah dalam RPJMD 2021-2026, maka berbagai upaya yang akan dilakukan untuk mewujudkan cita-cita daerah sebagai daerah yang maju dan mandiri.

“Adapun upaya yang akan dilakukan yakni membangun RSUD, pemberian jaminan kesehatan melalui kartu sehat daerah, membangun akses jalan kabupaten di 12 kecamatan secara bertahap dan berupaya meningkatkan jalan provinsi, mewujudkan penataan ibu kota kabupaten yang terlebih dulu dilakukan pengembangan jalan nasional menjadi dua jalur, sementara untuk meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat, kita berupaya menumbuhkan ekonomi kreatif, dan menumbuhkembangkan parawisata desa dan mempromosikan potensi wisata kabupaten,” beber Sulwan.

Baca Juga:  Wali Kota Kendari Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator

Selain itu, masih Sulwan, juga akan dilakukan pengembangan komoditi unggulan seperti, Kakao, sehingga komoditi Kakao bisa kembali unggul dan menjadi ikon perkebunan Kolaka Timur. Begitu juga dengan tanaman Nilam akan terus dikembangkan sarana dan prasarana produksinya. Dan yang lebih penting adalah pengembangan padi sawah dan penanganan pasca panen yang didukung oleh sarana irigasi bendungan Ladongi, bendungan Mokoseo di Ueesi dan bendungan Pelosika.

“Peningkatan kapasitas tokoh adat dan lembaga adat dengan memberikan fasilitas kelengkapan dalam upacara adat, pembinaan tokoh agama dan lembaga keagamaan, peningkatan peran pemuda dan kegiatan kepemudaan. Pengembangan disipilin aparatur pemerintahan, mulai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), kecamatan, kelurahan dan desa, memberi stimulasi bagi pembangunan infrastruktur desa dan kelurahan yang tahun ini sudah akan mulai berjalan,” ungkap Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra ini.

Program-program ini, lebih lanjut mantan Kepala OPD Sultra ini menjelaskan, tentu membutuhkan kerja sama semua pihak, utamanya dukungan dari provinsi dan pusat.

“Olehnya itu mari kita aktif melakukan komunikasi dengan pemangku kepentingan, mari kita saling bahu membahu untuk mewujudkan semua itu, demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Selain optimisme tersebut, kita sadari bahwa pandemi Covid-19 masih terus membayangi kehidupan kita, Covid-19 juga berdampak langsung pada penganggaran pembangunan kita. Karena itu sebagai aparatur pemerintah yang memegang amanah rakyat, kita harus lihat dan mampu berpikir kreatif pembangunan kita,” umbar Sulwan.

Mantan camat di Konawe ini juga menjelaskan bahwa, akibat Covid-19 tatanan perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat mengalami Fluktuasi yang sangat signifikan, namun dengan kerja keras, semua indikator keberhasilan pembangunan dapat kembali berjalan baik. Yang mana perekonomian Kabupaten Kolaka Timur mampu tumbuh sebesar 4,83 persen, di mana pada tahun sebelumnya mengalami perlambatan sebesar 0,31 persen, begitupun dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga terus mengalami peningkatan yakni mencapai 67,76 persen. Sementara angka harapan hidup meningkat dari 72,67 menjadi 72,82 dan merupakan urutan kedua di Provinsi Sulawesi Tenggara. Dan jumlah penduduk miskin mengalami penurunan dari 26,38 penduduk menjadi 20,03 ribu dengan presentase penduduk miskin sebesar 14,35 persen.

Baca Juga:  Peringati HBA ke-62, Kejari Konsel Launching Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa

“Sementara di bidang pendidikan, kita masih terus menyesuaikan dengan program belajar yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, sehingga anak-anak kita dapat terus mempertahankan mutu pendidikan, meski belajar secara mandiri, baik melalui tatap muka maupun secara daring,” tandasnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa, di tahun ke-9 ini untuk mencapai target-target pembangunan tadi, dibutuhkan semangat dan kerja keras.

“Di tahun ke-9 Kolaka Timur, kita tidak harus berpuas diri, tantangan ke depan masih sangat berat, membutuhkan semangat dan kerja keras, membutuhkan keikhlasan dan kecerdasan untuk mencapai target-targer pembangunan tadi,” umbar Sulwan.

“Dengan sistim tata kelola pemerintahan berbasis aplikasi dan elektronik, kita bertekad Kabupaten Kolaka Timur ini mampu mewujudkan sistim pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Upaya itu telah kita mulai dengan aplikasi Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di mana perencanaan dan penganggaran terintegrasi menjadi satu kesatuan. Demikian pula dengan pengawasan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), perijinan, pembangunan desa, penilaian kerja, pengadaan barang dan jasa, semua berbasis elektronik. Kondisi ini menjadikan tata kelola pemerintahan kita menjadi lebih baik,” tambahnya.

Sebagai pijakan, lebih lanjut Sulwan menjelaskan, dan dasar dalam pelaksanaan program pembagunan di atas, diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021-2026 yakni sejahtera bersama masyarakat yang agamis, maju, mandiri dan berkeadilan.

“Kita harapkan dengan upaya pembangunan infrastruktur jalan diseluruh kecamatan akan mampu mendorong kemudahan pemasaran hasil pertanian, yang kemudian ditindaklanjuti dengan mendorong pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM),” harapnya.

Baca Juga:  Pemda Konsel Gelar Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

“Untuk bidang sosial politik, Alhamdulillah, kita berhasil menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sukses di tahun 2020, mudah-mudahan Pemilukada yang lalu menjadi acuan kita untuk terus mempertahankan kondisi sosial politik masyarakat, yang hidup berdampingan tanpa adanya konflik dalam menghadapi Pemilukada tahun 2024. Pemilukada Gubernur dan wakil gubernur, pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan wakil Presiden.

Tak lupa Penjabat Bupati Koltim ini juga mengajak kepada semua pihak untuk bersatu padu, bergandengan tangan untuk bekerja dan berbuat yang lebih baik lagi.

“Perjalanan kita masih sangat panjang, tantangan kita masih sangat berat, untuk itu di momen ini, kami mengajak kepada kita semua untuk bersatu padu, bergandengan tangan, beri kesempatan kepada kami beserta jajaran untuk bekerja dan berbuat yang lebih baik lagi. Kita tinggalkan perbedaan karena sesungguhnya cita-cita kita sama yaitu mewujudkan Kolaka Timur menjadi daerah yang adil, makmur, sejahtera, tenteram dan damai. Mari kita tunjukkan bahwa Kolaka Timur adalah daerah yang damai, religius dan berbudaya, penuh dengan tenggang rasa,” ajak Sulwan.

“Pendahulu kita telah berjuang membentuk Kolaka Timur ini, jadi tugas kita sekarang adalah mengisi perjuangan tersebut dengan pembangunan, untuk kesejahteraan rakyat secara merata. Kita hargai perbedaan dan kita junjung tinggi keberagaman. Kolaka Timur adalah taman mini Sulawesi Tenggara (Sultra), masyarakatnya Heterogen, terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama, namun tujuannya satu yaitu adil, makmur dan sejahtera,” imbau Sulwan.

Mengakhiri sambutannya secara pribadi, keluarga dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur, Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Kolaka Timur yang ke-9. Dan terima kasih kepada Inisiator, pejuang, dan pendiri Kolaka Timur, mereka adalah pahlawan bagi daerah ini.

Laporan : Jumran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *