Ekobis  

Mahasiswa dan Pemuda Konut Dukung Kehadiran KSO-MTT di WIUP PT. Antam di Konawe Utara

Penulis : Iksan Binsar

Ketua umum komite mahasiswa Konawe Utara dan kordinator lembaga mitra koalisi lembaga pengusaha lokal Konawe Utara yang menghimpun puluhan Organisasi LSM, Organisasi Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara.

Konut – Berusaha serta berpartisipasi secara proaktif membangun daerah dan negara melalui berbagai upaya dan usaha yang dilakukan merupakan sebuah kewajiban bagi yang sadar sebagai penerus bangsa ini. Konut. Selasa (29/3/2022).

Memenuhi kebutuhan ekonomi melalui usaha yang tangguh, sehat, dan dinamis merupakan salasatu jalan untuk menopang kemajuan daerah yang di maksud. Berupaya jihad memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) secara beradab dalam rangka meningkatkan kemakmuran, memberantas kemiskinan, mengkokohkan persatuan dalam rangka memantapkan ketahanan nasional dalam perubahan iklim ekonomi yang dinamis merupakan hal yang perlu dipersiapkan.

Baca Juga:  Jelang Raker WKU Bidang Kadin Konawe, Yusran Akbar Tekankan Kolaborasi Program

Melihat, mendengar, dan mempelajari peluang serta potensi daerah ada pada kekayaan nikel, maka investasi pada sektor tersebut wajib mendapatkan perhatian khusus dari kaum intelektual mahasiswa Konawe Utara.

Kerja Sama Operasional – Mandiodo,Tapumea, Tapunggaya (KSO-MTT) merupakan perusahaan yang secara resmi sedang beraktivitas mengelola Sumber Daya Alam di Konawe Utara Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT. Antam Tbk.

Kehadiran KSO-MTT di WIUP PT. Antam menjadi perhatian khusus masyarakat dan mahasiswa Konawe Utara, sebab selama bertahun-tahun diketahui bahwa di wilayah tersebut menjadi objek perselisihan karena terjadinya tumpang tindih IUP antar PT. Antam VS 11 IUP.

Tetapi berdasarkan beberapa putusan Mahkamah Agung (MA) secara jelas dan tegas bahwa PT. Antam Tbk adalah pemegang IUP yang resmi dari wilayah yang bersengketa.

PT. Antam.Tbk yang kembali hadir melalui KSO-MTT untuk mengelola Sumber Daya Alam Konawe Utara langsung menunjukkan kontribusi yang jelas dan signifikan.

Baca Juga:  Gubernur Sultra Minta Bimbingan OJK agar Bank Sultra Jadi Bank Terbaik di Indonesia

Hal tersebut dapat dilihat dari ruang yang terbuka lebar bagi pengusaha lokal untuk ikut serta terlibat dalam usaha-usaha yang dilakukan seperti misalnya, memberikan lahan tersendiri bagi Konsorsium Pengusaha Tambang Nickel Konawe Utara (KOPTAN Konut) yang didalamnya adalah puluhan kontraktor lokal yang selama ini sulit mendapatkan ruang untuk bergiat secara langsung mengelola kekayaan yang ada di Konawe Utara.

Tidak hanya Itu, KSO-MTT juga memberikan ruang pekerjaan kepada Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia Konawe Utara (APBMI-Konut) yang mana diketahui dalam APBMI Konut terdapat ratusan pengusaha bongkar muat lokal, sehingga jelas memberikan dampak positif yang begitu besar terhadap masyarakat Konawe Utara.

Tidak sampai di situ, KSO-MTT juga turut serta dalam membantu perbaikan infrastruktur desa dan Masjid-Masjid dilingkar tambang, memperdayakan guru-guru ngaji, serta aktif pada kegiatan sosial spiritual yang dilakukan masyarakat lingkar tambang.

Baca Juga:  Kadin Konsel Bakal Konsolidasi dengan Pemda untuk Industri Pembuatan Minyak Goreng

Sementara itu, pada aspek pendidikan KSO-MTT juga langsung memberikan dampak positif kepada mahasiswa. Perusahaan memberikan bantuan kepada mahasiswa berupa tempat tinggal bagi yang tidak memiliki kos’an, menyediakan sekretariat mahasiswa yang lengkap dengan fasilitas belajar, seperti Wi-Fi, Komputer, Printer dan lain-lain. Dan itu semua diberikan sebelum KSO-MTT melakukan aktivitas pertambangannya di Konawe Utara.

Belum melakukan kegiatan saja, sudah banyak manfaatnya. Apalagi jika perusahaan sudah berjalan? Pasti manfaatnya jauh lebih besar.

Maka berdasarkan diskusi, kajian, serta observasi langsung di masyarakat. Kami menyimpulkan bahwa dengan tegas mendukung kehadiran KSO-MTT di Konawe Utara.

Laporan : Abdul Haris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *