News  

Pasar Murah Ditunda, Bulog Sultra Minta Masyarakat Tidak Terpancing Isu-Isu Negatif

Kendari  – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sultra meminta masyarakat tidak terpancing isu-isu negatif dalam penundaan pasar murah Bulog pada Jumat (4/3/2022).

Manager Administrasi Keuangan (Minku), Edy Apriadi mengatakan bahwa penundaan tersebut tidak lain untuk kebaikan masyarakat melihat antusias masyarakat yang memadati kantor Bulog Sultra sehingga menimbulkan kerumunan. Kata dia, pihaknya tidak bermaksud untuk mengecewakan masyarakat, namun untuk kebaikan kedepannya.

“Mohon agar masyarakat dapat memahami situasi saat ini. Kami akan terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ucapnya.

Bulog Sultra juga mengatakan tidak usah risau terkait stok minyak goreng. Pasalnya, minyak goreng yang disediakan masih dalam jumlah banyak yang dikirim langsung dari distributor.

Baca Juga:  Serahkan Bantuan KIS, Wali Kota Kendari: Semoga Ini Bisa Meringankan Beban Keluarga

Pihak Bulog telah mendapat arahan dari pihak ombudsman, BIN Sultra, dan Polsek Mandonga untuk penundaan pasar murah tersebut. Langkah berikutnya, pihak Bulog akan kembali menggelar rapat evaluasi untuk mematangkan rencana sebelum memutuskan untuk kembali membuka pasar murah itu.

Rapat tersebut akan menghadirkan stakeholder terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sultra, dan Dinas tanaman pangan. Kepastian pembukaan kembali pasar murah tersebut akan di beritahukan kembali dengan opsi membuka di berbagai tempat sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

Laporan Edison.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *