Penjabat Bupati Koltim Hadiri Musrenbang Kecamatan Tahun 2022 di Ladongi

Koltim – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Timur (Koltim) Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2022 yang berlansung di Kecamatan Ladongi, Kolaka Timur, Senin (14/2/2022).

Mengawali sambutannya, Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si menjelaskan bahwa tahapan Musrenbang kecamatan merupakan rangkaian dari proses penyusunan rencana kerja pemerintah. Dan wadah yang sekaligus merupkan proses perencanaan pembangunan aspiratif yang dimulai dari bawah sebagai sebuah proses tahunan. Musrenbang diharapkan dapat menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan situasi, kondisi, dan perkembangan serta kebutuhan masyarakat Kolaka Timur.

Pada kesempatan tersebut Sulwan berharap kepada seluruh komponen pelaku pembangunan yang hadir untuk memberikan sumbangan pemikiran, sehingga melalui Musrenbang ini dapat mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat yang akan dipadukan dengan kebijakan dan prioritas program pembangunan pemerintah pusat dan provinsi.

Di samping itu, lanjut Sulwan, yang terpenting adalah adanya singkronisasi dan sinergitas antar program pembangunan yang kemudian diharapkan akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah, serta dapat menjawab permasalahan dan kebutuhan mendesak, sesuai dengan visi dan misi daerah Koltim tahun 2021-2026 yaitu “Sejahtera Bersama Masyarakat Kolaka Timur Yang Agamis, Maju, Mandiri dan Berkeadilan”.

“Kita ketahui bersama bahwa dalam masa pandemi Covid-19 permasalahan dan tantangan pembangunan semakin besar. Sementara di lain pihak sumber daya pembangunan, khususnya pembiayaan pembangunan yang jumlahnya terbatas. Sehingga diperlukan adanya penajaman program pembangunan agar lebih fokus kepada kebutuhan masyarakat Koltim.

Baca Juga:  Bupati Ruksamin Resmi Buka MTQ ke-VIII dan Festival Qasidah Skala Besar ke-IV Tingkat Kabupaten

Adapun masih Sulwan, program atau kegiatan yang mendesak di Kabupaten Kolaka Timur antara lain, pembangunan infrastruktur pedesaan dan perkotaan yang berkualitas, seperti, jalan, jembatan dan irigasi dan produktifitas pertanian, perkebunan, penguatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Serta pendidikan, kesehatan, dan pengembangan potensi parawisata.

“Untuk mewujudkan agenda pembangunan tersebut, maka ditetapkan tema pembangunan tahun 2023 yaitu “Pembangunan Infrastruktur Dasar, Serta Pemulihan Ekonomi Masa Pandemi Covid-19″. Kita harapkan tema ini menjadi roh bagi perencanaan pembangunan di tahun 2023,” kata mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra ini.

“Dengan memperhatikan isu-isu strategis dalam rancangan rencana pembangunan jangka menengah daerah kita, maka prioritas pembangunan tahun 2023 bertitik tolak pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang berkelanjutan, pembangunan manusia melalui peningkatan akses pendidikan, kesehatan dan penentasan kemiskinan,” sambungnya.

Selain itu masih Sulwan, prioritas pembangunan tahun 2023 juga bertitik tolak pada peningkatan nilai tambah ekonomi melalui sektor pertanian, perkebunan, parawisata dan UMKM. Pelestarian lingkungan hidup dan pengembangan seni budaya lokal, serta menumbuhkan prestasi di bidang olah raga dan kesenian. Dan terakhir adalah tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga:  Hj. Isma: Terima Kasih Buat Pejuang Emansipasi Wanita

“Dengan dasar isu strategis RPJM dan prioritas pembangunan tersebut, maka prioritas rencana kerja Pemerintah Daerah Kolaka Timur tahun 2023 kita arahkan pada peningkatan akses pendidikan, kesehatan dan pengentasan kemiskinan yang meliputi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan pemberian jaminan kesehatan yang disebut Kartu Sehat Daerah (KSD),” jelas Sulwan.

Lanjut Mantan Kepala OPD Sultra ini menjelaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur dasar kebupaten yang meliputi ruas jalan kabupaten setiap tahun.

“Disetiap kecamatan sudah kita mulai, dengan beberapa tiitik strategis sesuai kemampuan keuangan daerah Kabupaten Koltim,” ungkapnya.

“Pengembangan jalan propvinsi dan peningkatan jalan nasional. Untuk pengembangan jalan provinsi sudah kita selesaikan dari arah Rate-Rate hingga ke Ladongi, selanjutnya akan terus kita perjuangkan melalui penganggaran APBD provinsi dan APBN. Sementara untuk jalan nasional dari arah Tumbudadio sampai ke Lalingato sepanjang 16 km tahun ini kita sudah anggarkan perencanaan anggarannya melalui Dinas Pekerjaan Umum sebagai syarat pekerjaan fisik jalan nasional tersebut. Selain itu pemberian stimulan bagi desa dan kelurahan juga akan dimulai tahun ini sesuai kemampuan keuangan daerah,” bebernya.

Lebih lanjut mantan Camat di Konawe ini menjelaskan bahwa peningkatan nilai tambah ekonomi melalui sektor pertanian, pariwisata dan kesempatan kerja.

Baca Juga:  Kades Arongo Optimalkan Fasilitas Penanganan Penyebaran Covid-19

“Kita sungguh-sungguh akan memperhatikan sektor pertanian dalam arti luas dengan mengolakasikan anggaran daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya.

Pelestarian lingkungan hidup, kata Sulwan, dan pengembangan budaya dan tata kelola pemerintahan harus terus di pertahankan, demi menjaga keberlangsungan mahkluk hidup dan keseimbangan lingkungan, demikian pula dengan pengembangan budaya.

Untuk itu Sulwan mengajak untuk tetap menjaga kearifan lokal masyarakat Koltim.

“Mari kita bersama-sama menjaga kearifan lokal masyarakat kita yang cukup heterogen ini. Sebab salasatu kekayaan daerah di Kolaka Timur adalah keragaman suku, agama, dan budaya,” ajak Sulwan.

Sulwan menambahkan bahwa, prioritas rencana kerja tersebut diharapkan dapat menjawab misi daerah yang diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan selama 5 (lima) tahun.

“Saya bersama perangkat daerah tentunya tidak bisa berjalan sendiri, namun semangat dan dukungan dari kita semua akan menjadi motovasi bagi saya dalam pencapaian cita-cita kita mewujudkan Kolaka Timur yang sejahtera,” ujar Sulwan.

Mengakhiri sambutannya Penjabat Bupati Kolaka Timur ini juga mengajak untuk menyamakan presepsi dengan mengutamakan kesamaan pandangan.

“Mari kita menyamakan presepsi dengan mengutamakan kesamaan pandangan untuk membangun Kolaka Timur agar lebih baik kedepan,” tutup Ir. H. Sulwan Aboenawas, M.Si.

Reporter : Jumran
Editor : HB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *