Kades Lamoahi: Desa akan Maju bila Anggaran Tepat Sasaran

Butur – Hal tersebut disampaikan oleh Aljum, S. Kom Kepala Desa Lamoahi saat ditemui dikediamannya di Desa Lamoahi, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara pada hari Rabu 27 Oktober 2021.

Menurut Aljum, anggaran Dana Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat sangat bermanfaat dan berguna bagi desa dan masyarakat bila anggaran tersebut betul-betul dipergunakan sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis).

“Adapun penggunaan Dana Desa untuk Desa Lamoahi sendiri untuk tahun anggaran 2021 yakni untuk tahap awal, kita membangun bronjong sungai sepanjang 43 meter di Dusun II,” kata Aljum.

“Pengadaan katinting 11 unit yang dibagikan di masing-masing dusun, pengadaan tower air 1200 liter untuk 3 Kepala Keluarga (KK), serta tangki semprot yang memakai cas sebanyak 4 unit dan untuk 4 KK,” sambungnya.

Baca Juga:  Sambut Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi, Wabup Konsel Harap Tim Dapat Berikan Nilai Terbaik

Sementara untuk tahap II lanjut Aljum, tambahan bronjong sepanjang 20 meter, pembangunan talud sepanjang 83 meter yang terletak di Dusun II. Penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebanyak 90 juta 48 ribu rupiah.

“Tahap pertama dan kedua tetap kita adakan pengadaan alat kesehatan, posko satgas covid-19 dan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada penerima manfaat sebanyak 40 KK,” tambahnya.

Desa Lamoahi yang memiliki jumlah jiwa sebanyak 425 jiwa, KK 115 dan wajib pilih sebanyak 245 sebagian besar pendapatan masyarakat adalah berkebun dan nelayan 30 persen.

Namun dibalik pembangunan itu masih Aljum, kita diresahkan oleh maraknya pemboman ikan saat musim terang bulan.

Baca Juga:  PT GMS Sumbang Asrama Mahasiswa Laonti, Bupati Konsel Ucap Syukur

“Saat musim terang bulan kita diresahkan oleh pemboman ikan, pasalnya nelayan yang sekitar 30 persen warga Desa Lamoahi terkadang mendapatkan ikan yang jumlah minim. Dan bila ini dibiarkan bukan tidak mungkin nelayan tersebut bisa kehilangan pekerjaannya. Dan jelas ini bisa merusak terumbu karang yang ada, serta merusak habitat dan ekosistem laut,” keluhnya.

Untuk itu ia meminta kepada pihak pemerintah dan instansi terkait agar menghentikan pemboman ikan tersebut.

“Saya meminta dan berharap kepada pemerintah dan instansi terkait agar segera mengambil tindakan untuk menghentikan pemboman ikan yang ada dipesisir pantai Desa Lamoahi,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *