Soal Penggunaan Anggaran, Pemdes Ahuangguluri Diduga Tidak Transparan pada Anggota BPD

Konsel – Dalam struktural pengelolaan anggaran, baik Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus diketahui oleh masyarakat maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang mana  diketahui fungsi BPD adalah salah satu lembaga desa yang berfungsi untuk mengawasi setiap kegiatan desa baik dari segi pembangunan infrastruktur, maupun secara administrasi.

Namun berbeda halnya dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Ahuangguluri, Kecamatan Baito. Sukirno selaku kepala desa tdak melaporkan atau menyerahkan arsip jenis kegiatan pada BPD. Hal tersebut disampaikan oleh Unang salah satu anggota BPD Desa Ahuangguluri

“Saya selaku anggota BPD Desa Ahuangguluri sangat menyayangkan dengan tindakan yang dilakukan oleh Sukirno, Kepala Desa Ahuangguluri. Pasalnya sejak tahun 2018 sampai saat ini kepala desa tidak pernah menunjukkan sifat sinergi dengan BPD,” kata Unang pada Rabu 13 Oktober 2021.

Baca Juga:  Bupati Konsel Buka Kick Off Imunisasi Anak 6 - 11 Tahun di Ranomeeto

“Bahkan saya sudah sering menanyakan data laporan atau arsip setiap jenis kegiatan desa, namun tidak pernah diberikan kepada kami. Baik ke Ketua BPD maupun kepada anggota,” sambungnya.

Unang juga menjelaskan bahwa, begitupun dengan program saat ini yang mulai dilaksanakan. Dirinya tidak pernah mengetahui jenis kegiatan apa yang dikerjakan oleh kepala desa bersama Tim Pelaksana Kegiatan atau Tim Pengelola Kegiatan (TPK).

Sebab menurut pandangan saya, lanjut Unang, Sukirno selaku Kepala Desa Ahuangguluri hanya sebagai tamen saja. Karena yang melaksanakan roda pemerintahan sesungguhnya adalah Sekertaris Desa (Sekdes) yang merupakan cucu dari kepala desa.

“Sementara terkait sisa anggaran yang sebesar Rp. 50 juta pada tahun 2019, itu saya pertanyakan ke Sukendar selaku Sekdes, dan menurut Sukendar kalau sisa anggaran tersebut dijadikan SiLPA untuk kegiatan lain. Tapi arsip pelaporan untuk BPD belum pernah diserahkan oleh kepala desa kepada saya. Padahal saya selaku anggota BPD yang berfungsi dalam pengawasan setiap kegiatan sudah memintanya,” beber Unang.

Baca Juga:  Pimpin Apel Pagi, Wabup Konsel Tekankan Kedisiplinan dan Bakal Perjuangkan TPP

Sehubungan hal tersebut Kepala Desa Ahuangguluri saat ditemui belum memberikan klarifikasi. Sementara Sekdes yang sempat ditemui oleh media ini tidak memberikan keterangan secara detail dan hanya mengarahkan media ini untuk menemui TPK desa Ahuangguluri dalam hal ini Nur Aripin. Namun saat itu Nur Aripin tidak berada di rumah, hingga hanya dihubungi via telepon dan menjanjikan akan memberikan klarifikasi nanti sore (Rabu sore tanggal 13 Oktober 2021-red), tapi sampai berita ini ditayangkan Nur Aripin belum memberikan klarifikasi.

Penulis: Derlin PorendeEditor: Hasan Basri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *