Kembali Terima Dana Desa, Kades Lalonggaluku Timur Ucap Syukur

Avatar photo

KONAWE – Dengan ditetapkannya Desa Lalonggaluku Timur sebagai desa defenitif oleh Pemerintah Pusat beberapa bulan yang lalu. Kini Desa Lalonggaluku Timur kembali terima Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Lalonggaluku Timur Husen Arini saat di temui di lokasi kegiatan pembangunan RTLH di Desa Lalonggaluku Timur, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kamis (26/8/2021).

Menurut Husen Desa Lalonggaluku Timur sempat di kategorikan desa fiktif, hingga DD tahap ketiga tahun 2019 dan tahun 2020 tidak ada tersalur di Desa Lalonggaluku Timur.

“Syukur Alhamdulillah setelah diperiksa oleh kementerian akhirnya desa kami ditetapkan sebagi desa defenitif dan kembali terima Dana Desa. Walupun jumlahnya sudah berkurang, karena sebelumnya DD kami sekitar 700 juta, namun sekarang tinggal sekitar 500 juta. Tapi syukurlah yang penting sudah yang bisa dipakai untuk membangun desa dan untuk meningkatkan kesejathteraan warga ” ucap Husen bersyukur.

Baca Juga:  Wali Kota Kendari Kukuhkan Pengurus LPM Kota Kendari Periode 2021-2026

Dikonfirmasi terkait penggunaan DD tahun anggaran 2021, Husen menjelaskan bahwa, penggunaan DD tahun anggaran 2021 untuk tahap awal fokus ke penanganan Covid-19.

“Untuk tahap pertama ini, kita fokus di penangan Covid-19. Jadi kita sudah membayar honor petugas Posyandu, dan petugas Covid-19, penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke 36 Kepala Keluarga (KK). Selain itu ada juga saluran air,” jelasnya.

Dan untuk tahap kedua lanjut Husen, penyerahan BLT untuk bulan Juli dan Agustus sudah direalisasikan ke 36 KK. Dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 4 (unit) yang terletak di dusun I, II dan III, Untuk di Dusun III ada 2 (dua) unit dengan total anggaran sebesar Rp. 190 juta.

Baca Juga:  Kades Eensumala: Kepala Desa Hanya Perpanjangan Tangan Pemerintah Pusat

“Adapun potensi penghasilan warga di Desa Lalonggaluku Timur ini, sebagian besar petani dan berkebun, dengan jumlah KK sesuai SDGS sebanyak 84 dan jumlah jiwa sebanyak 313,” tambahnya.

Serupa dengan desa yang lain, Husen Arini juga selalu meminta kepada warganya agar tetap menjaga Protokol Keseharan (Prokes) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dan BLT yang diberikan agar dimafaatkan dengan baik.

“Semoga wabah Covid-19 ini cepat berakhir, sehingga kita bisa kembali melakukan aktivitas dengan normal,” harap Husen Arini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!