Realisasikan BLT Tahap II, Pemdes Ulu Lalimbue: Semoga Bantuan Ini Bisa Ringankan Beban Warga

KONAWE – Pemerintah Desa Ulu Lalimbue realisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II kepada 17 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hal tersebut disampaikan oleh Syaifuddin Kepala Desa Ulu Lalimbue saat ditemui dikediamannya di Desa Ulu Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jumat (20/8/2021).

Menurut Syaifuddin adapun untuk tahap awal kemarin, sudah direalisasikan juga BLT ke 17 KPM sampai 6 bulan. Namun untuk tahap kedua ini baru berjalan 2 bulan.

Selain pembagian BLT masih Syaifuddin, untuk tahap awal ada juga peningkatan jalan sepanjang 900 meter yang terletak di Dusun II dan III. Selain itu ada juga pengadaan motor sampah 1 unit, dan penanganan dan pencegahan Covid-19, serta pemberian sembako untuk lansia sebanyak 16 KK.

Baca Juga:  Forkopimda Bone Ikuti Rakor secara Virtual Bersama Plt Gubernur Sulsel

“Sementara untuk tahap II ini, kita membangun Sistem Pembuangan Air Limbah (SPAL) sepanjang 422 meter dengan anggaran Rp. 338.440.000,” kata Syaifuddin.

Ia juga mengatakan bahwa waktu tahap awal, ada bantuan dari kabupaten, berupa beras.

“Untuk tahap awal kemarin ada juga bantuan dari kabupaten berupa beras untuk warga dampak dari PPKM sebanyak 5 KK. Dan untuk tahap kedua ini bertambah menjadi 20 KK,” ungkapnya.

Adapun penghasilan warga lanjut Syaifuddin, masyarakat Desa Ulu Lalimbue sebagian mata pencaharian di bidang pertanian, perikanan dan kos-kosan. Dan jumlah KK sebanyak 250 jiwa dan wajib pilih sekitar 486 orang.

Tak lupa Syaifuddin berharap kepada warga yang menerima bantuan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Baca Juga:  Peduli Warganya yang Sering Terdampak Banjir, Pemdes Labungga Serahkan Gabus Pelampung

“Saya berharap kepada warga agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dan juga kepada pihak perusahaan dalam hal ini Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan OSS agar bisa membantu untuk benahi jalan, kalau Dana Desa (DD) diharapkan tidak bisa, karena anggaran terbatas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *