Wabup Konsel Tegaskan agar ASN Menetap di Konsel, Malas Berkantor Gaji Ditahan

Avatar photo

KONSEL – Secara keseluruhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) berjumlah -/+ 6000 orang. Tak sedikit berdomisili di luar daerah dan lalu lalang berkantor di Ibu Kota Kabupaten di Andoolo.

Terkait ASN yang bertempat tinggal di luar daerah termasuk di Kota Kendari, ini menjadi sorotan Wakil Bupati Konsel Rasyid, S.Sos M.Si.

Ia menegaskan agar para ASN khususnya pejabat eselon untuk menetap di Andoolo Ibu Kota Kabupaten.

Menurutnya, dengan tinggal dekat perkantoran tentu sangat berimplikasi terhadap kehadiran dan kedisiplinan serta kinerja pegawai bersangkutan, yang berdampak terhadap kelancaran urusan pemerintahan dan kemajuan daerah.

“Saya tegaskan seluruh ASN dari luar daerah tak terkecuali agar tinggal di Andoolo, utamanya pejabat Eselon,” tegas Wabup Rasyid saat memberikan pengarahan pada apel gabungan di halaman upacara Kantor Bupati, Senin (7/6/2021) Pagi.

Baca Juga:  Bupati Konsel Dampingi Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Berhadiah di Ranomeeto

Kata Rasyid, dengan berdomisili di tempat tugas, pertumbuhan ekonomi menjadi pesat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dikarenakan terjadinya perputaran uang dari transaksi belanja aparatur tersebut.

“Kita berkomitmen bersama membangun Konsel. Tapi gimana mau maju kalau kerja dan gajiannya disini, tetapi tinggalnya dan belanjanya diluar Konsel. Jadi musti menetap disini agar berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal karena adanya peredaran uang oleh aparatur,”ketusnya.

Sehubungan dengan kedisiplinan dan absensi yang juga menjadi atensi serius Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga,ST.,MM, mantan anggota DPRD Provinsi ini memerintahkan masing-masing pimpinan OPD untuk menahan gaji aparatur yang masih membandel dengan terlebih dahulu mengikuti tahapan sanksi sesuai aturan disiplin ASN.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Bupati Konsel Ajak Warga Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

“Pimpinan OPD silahkan tahan gaji ASN bandel dengan tetap berkoordinasi dengan kami, namun sebelumnya berikan teguran lisan dan tertulis sesuai norma dan aturan disiplin yang berlaku,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!